Domino99
Bandar Sakong
Bandarkiu
Bandar Bola
Capsa Online
Baccarat
SBOBET
Bandar Kiu
DominoQQ

Cerita Bokep Kedua Anak Tiriku Yang Bahenol

Cerita Bokep Kedua Anak Tiriku Yang Bahenol – Saya seorang laki-laki dewasa dan saat ini aku sudah menikahi seorang janda dengan dua orang anak, semuannya cewek. Santi anak pertama istriku dan Siska anak keduanya mereka semua masih sama-sama duduk di bangku SMA, karena umur mereka tidak terpaut jauh berbeda. Dan mereka memanggilku Papa Agus karena mereka memanggil istrinya dengan sebutan mama Lisa.
Bersama Lisa aku menjalani kehidupan keluarga, dia sudah berumur 40 tahun sedangkan aku masih 37 tahun. Umur kami memang terpaut 3 tahun lebih tua istriku tapi karena dia memilki wajah yang cantik akupun jadi tertarik padanya. Namun siapa sangka kalau akhirnya aku melakukan adegan salam pramuka justru dengan kedua putri tiriku itu padahal aku tidak pernah membayangkan sebelumnya.
Lingkungan keluarga istriku memang sedikit terbuka bahkan tidak jarang kehidupan malam menjadi hal yang biasa bagi mereka. Dan tidak terkecuali juga bagi anak-anak, dapat aku lihat kalau anak-anak tiriku itu juga salah satu gadis binal juga, karena mereka sering pergi ke tempat hiburan malam dan semacamnya. Tapi aku hanya bisa melihatnya tanpa bisa berbuat apa-apa.
Setiap hari seperti biasa aku berangkat ke kantor sedangkan istriku membuka kios mini miliknya, karena selama ini dia memang mempunyai kios itu untuk mencukupi kebutuhan keluarganya setelah bercerai dengan suaminya dahulu. Padahal aku sudah menyuruhnya untuk berhenti saja karena dengan gajiku aku sudah dapat memenuhi kebutuhan keluarga kami.

Tapi Lisa tetap tidak mau, dan dia selalu melakukan hubungan intim denganku hampir setiap malam, layaknya dalam adegan salam pramuka Lisa mampu memberikan aku kepuasan. Mungkin karena dia seorang janda sehingga begitu lihainya ketika bercinta denganku, dan aku merasa puas dengan belaiannya malah aku berpikir takkan pernah berpaling darinya.
Namun itu semua hanya kata-kata manisku saja, karena di saat aku tergoda dengan kedua putrinya. Aku tidak lagi memikirkan Lisa yang ada hanya nafsu yang harus tersalurkan waktu itu, tanpa mengingat kalau mereka berdua adalah anak dari wanita yang aku nikahi. Kami melakukan hal itu dan sampai detik ini belum di ketahui oleh istriku, ada rasa kasihan juga dalam hatiku.
Tapi laki-laki mana yang tidak akan tergoda jika ada dua orang gadis cantik merayunya dengan tubuh mereka. Saat itu aku sedang sendirian di rumah karena istriku memang sedang pergi kesebuah hajatan temannya di luar kota, sebenarnya aku sudah menawarkan untuk mengantarnya tapi dia tidak mau dengan alasan akan pergi bersama-sama dengan teman-temannya.
Hari itu aku sedang duduk di ruang tengah tiba-tiba Santi mendekatiku sambil ikut duduk di sofa dalam ruangan itu. Seperti biasanya aku mengajaknya mengobrol dan siapa sangka Santi semakin mendekat dan dia langsung mendaratkan bibirnya ke pipiku, aku masih sempat menghindarinya ” Santi apa yang kamu lakukan … ” Tanyaku dengan terkejut waktu itu.
Namun bukannya menjawab Santi langsung mendorong tubuhku hingga dia menindihku. Dengan bernafsunya dia lumat habis bibirku terus dia mainkan lidahnya dalam rongga mulutku. Mendapatkan sesuatu yang begitu mendadak dan nikmat akupun hanya bisa terdiam apalagi aku begitu menikmatinya lumatan bibir Santi yang begitu hangat, kamipun saling melumat kala itu.
Santi mengambil tanganku dan menaruhnya di atas teteknya sendiri, sebagai laki-laki aku tahu apa yang harus aku perbuat dengan itu. Aku remas kedua tetek Santi sambil terus melumat bibirnya juga ” Ooouughhhh… ooooouuugghhh…. ooouugghhhh… ” Terdengar dia berdesah, dan tangannya mulai membuka pakaianku yang hanya memakai celana pendek dan kaos saja.
Sebelum Santi berpindah mengulum kontolku, tiba-tiba masuk dalam ruangan itu Siska. Tanpa menunggu komando dia langsung mengulum kontolku dan Santi melihatnya dengan cemburu namun dia kembali melanjutkan melumat bibirku, dapat aku rasakan kalau kontolku benar-benar menegang di dalam mulut Siska. Aku begitu menikmatinya dengan memejamkan kedua mataku.
Aku tidak mau kehilangan momen-momen seperti ini. Dan setelah aku rasa tidak dapat menahan kenikmatan ini lagi langsung saja aku tindih tubuh Santi yang sudah telanjang dari tadi, kemudian aku lihat Siska berada di depanku untuk melumat bibirku. Dan aku dorong kontolku pada lubang memek Santi dan bergerak maju mundur setelahnya. Cerita Bokep
Terlihat Santi menggelinjang sambil mendesah ” Ooouuuggghhh…. ooooouuuggghhhhh…. aaaaaaaaggggghhh…. aaaaaagggghhhh…. terus… Pa… aaaaagghh… ” Layaknya dalam adegan salam pramuka dia terus merintih dan menggelinjang ke kanan dan ke kiri, saat itulah aku lihat Siska beralih mencium Santi dengan bergairah, aku hanya bisa menatapnya karena aku tahu mereka sudah sama-sama bernafsu.
Semakin cepat aku menggoyang pinggulku dan beberapa kali juga aku hentakkan kontolku ” Ooouughh… aaaaagghhhh… nik.. mat.. pa… aaaagghhhh…. ” Ku rasakan memek Santi sudah basah bahkan sudah becek menurutku, akupun mencabut kontolku dari kemaluannya dan tanpa di suruh Siska menungging di depanku dengan segera aku masukkan kontolku pada memeknya.
Kemudian kembali aku bergoyang bermain dalam memek Siska yang kala itu sedang menungging ” Oooouuughh… eeeegghh… eeeeeegghh….. terus… pa… aaaaaagggghhhh… ” Aku sendiri sudah tidak dapat kontolku untuk segera menyemburkan larva hangatnya, dan dalam hitungan detik aku menumpahkan spermaku pada memek Siska kontan saja banyak yang meleleh karena posisi Siska masih tetap menungging.
Aku tidak lagi bertenaga kala itu juga, dan aku terhempas di sofa dalam ruangan itu. Dengan lembutnya Santi dan Siska memeluk tubuhku beberapa kali juga dia menciumku sambil berkata ” Papa tenang saja kami akan rahasiakan hal ini dari mama… ” Akupun tersenyum mendengar kata-kata mereka kemudian akupun mencium keduanya layaknya dalam cerita bokep .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

agen sakong